Instalasi dan membuat VPS menggunakan OpenVZ

Apa itu openvz?
open vz merupakan software gratis yg berguna untuk membangun virtual private server pada server yg sudah ada. openvz juga dapat membuat beberapa VPS di dalam satu mesin atau satu server. VPS ini berjalan seperti server lengkap dengan root akses dan kita dapat belajar menjalankan sebuah server dengan VPS, VPS dapat melakukan re-boot tersendiri, memiliki root akses, IP addersses, memory, file, aplikasi, system libraries dan file konfigurasi yg terpisah dengan VPS yg lainnya.

1. Tambahkan repository openvz

[root@localhost ~]# cd /etc/yum.repos.d
[root@localhost ~]# wget http://download.openvz.org/openvz.repo

2. Tambahkan openvz key

[root@localhost ~]# rpm –import  http://download.openvz.org/RPM-GPG-Key-OpenVZ

3. Instalasi openvz kernel

[root@localhost ~]# yum install ovzkernel.i686

4. Edit file /etc/grub.conf

[root@localhost ~]# nano /etc/grub.conf

ubah default menjadi 0

5. edit file /etc/sysctl.conf

[root@localhost ~]# nano /etc/sysctl.conf

edit beberapa baris ini

net.ipv4.ip_forward = 1
net.ipv4.conf.default.proxy_arp = 0
net.ipv4.conf.all.rp_filter = 1
kernel.sysrq = 1
net.ipv4.conf.default.send_redirects = 1
net.ipv4.conf.all.send_redirects = 0

5. Reboot komputer anda.

6. Kemudian install vzctl dan vzquota

[root@localhost ~]# yum install vzctl vzquota

7. Setelah itu jalankan service

[root@localhost ~]# service vz start

8. Pastikan service berjalan

[root@localhost ~]# chkconfig –list vz

untuk menjalankan vps kita masih harus download template os yg nantinya akan dipakai sebagai os vps kita
dapat di download disini
dan letakkan di dalam direktori /vz/template/cache
contoh :

[root@localhost ~]# wget http://download.openvz.org/template/precreated/centos-4-i386-minimal.tar.gz

Untuk download template centos 4.

kemudian selain template os ada lagi yaitu config, untuk config dapat menambahkan file dibawah ini

9. Tambahkan file dibawah ini

[root@localhost ~]# nano /etc/vz/conf/ve-vps.1024MB.conf-sample
ONBOOT=”yes”

# UBC parameters (in form of barrier:limit)
# Primary parameters vpslink => 512 MB

# Memory Resource Limits
KMEMSIZE=”29581586:31138512″
LOCKEDPAGES=”1024:1024″
OOMGUARPAGES=”104857:2147483647″
PHYSPAGES=”0:2147483647″
PRIVVMPAGES=”237764:237764″
SHMPAGES=”102400:102400″
VMGUARPAGES=”237764:2147483647″

# Buffer Resource Limits
DCACHESIZE=”8053063:8053063″
DGRAMRCVBUF=”1342177:2684354″
OTHERSOCKBUF=”2684354:5368709″
TCPRCVBUF=”2684354:5368709″
TCPSNDBUF=”2684354:5368709″

# Process and File Limits
AVNUMPROC=”1024:1024″
NUMFILE=”26384:26384″
NUMFLOCK=”2048:2048″
NUMIPTENT=”1536:1536″
NUMOTHERSOCK=”1024:1024″
NUMPROC=”640:640″
NUMPTY=”64:64″
NUMSIGINFO=”1024:1024″
NUMTCPSOCK=”1024:1024″

# Disk Resource Limits
DISKINODES=”4560000:4800000″
DISKSPACE=”39845888:41943040″

# Quota Resource Limits
QUOTATIME=”0″
QUOTAUGIDLIMIT=”3000″
DEVICES=”c:10:200:rw “

kalau ingin menggunakan config yang 512 MB

root@localhost ~]# nano /etc/vz/conf/ve-vps.512MB.conf-sample
ONBOOT=”yes”

# UBC parameters (in form of barrier:limit)
# Primary parameters vpslink => 512 MB

# Memory Resource Limits
KMEMSIZE=”29581586:31138512″
LOCKEDPAGES=”1024:1024″
OOMGUARPAGES=”104857:2147483647″
PHYSPAGES=”0:2147483647″
PRIVVMPAGES=”118882:118882″
SHMPAGES=”51200:51200″
VMGUARPAGES=”118882:2147483647″

# Buffer Resource Limits
DCACHESIZE=”8053063:8053063″
DGRAMRCVBUF=”1342177:2684354″
OTHERSOCKBUF=”2684354:5368709″
TCPRCVBUF=”2684354:5368709″
TCPSNDBUF=”2684354:5368709″

# Process and File Limits
AVNUMPROC=”512:512″
NUMFILE=”16384:16384″
NUMFLOCK=”1024:1024″
NUMIPTENT=”1536:1536″
NUMOTHERSOCK=”1024:1024″
NUMPROC=”640:640″
NUMPTY=”64:64″
NUMSIGINFO=”1024:1024″
NUMTCPSOCK=”1024:1024″

# Disk Resource Limits
DISKINODES=”2280000:2400000″
DISKSPACE=”19922944:20971520″

# Quota Resource Limits
QUOTATIME=”0″
QUOTAUGIDLIMIT=”3000″
DEVICES=”c:10:200:rw “

setelah semua sudah file diatas berguna agar kita dapat menggunakan 1024MB maupun 512MB.

10. Kita akan coba membuat VPS

[root@localhost conf]# vzctl create 22 –ostemplate centos-4-i386-minimal –config vps.1024MB –ipadd 192.168.0.1 –hostname rhesa.localhost

11. Setting Name Server, username dan password seperti dibawah ini:

[root@localhost conf]# vzctl set 22 –nameserver 192.200.200.1 –userpasswd root:1234 –save

12. untuk melihat apakah VPS dengan VEID 22 running dapat menggunakan perintah:

[root@localhost conf]# vzlist
VEID      NPROC STATUS  IP_ADDR         HOSTNAME
22          3 running 192.168.0.1     rhesa.localhost

kita dapat menggunakan vps tersebut pada mesin kita menggunakan perintah dibawah ini:

[root@localhost conf]# vzctl enter 22
entered into VE 22
[root@rhesa /]#

Kalau kita ingin login ke dari mesin lain dapat menggunakan ssh atau telnet..

selamat mencoba..

About these ads

8 Responses to “Instalasi dan membuat VPS menggunakan OpenVZ”


  1. 1 jerie December 29, 2008 at 11:17 am

    Good tutorial I’ll try it

    hatur nuhun kanggo akan nu kasep :D

  2. 2 Rachmat Febrianto January 24, 2009 at 10:49 am

    mas .. aku nemu artikel ini dari google, rencana mau ku buat TMS …
    bisa, tapi aku make slackware… ntar nanya2 ..ya mas.. :D

  3. 3 rexzax February 4, 2009 at 3:06 pm

    makasih atas informasinya, tapi jujur saja saya belum mengetahui dalam penerapannya vps ini berfungsi untuk apa ya ?

  4. 4 bit March 27, 2009 at 8:43 pm

    mantap artikelnya cuma ada ga ya templatenya windows ??

  5. 5 babeh April 25, 2009 at 11:41 pm

    muantabbbb…. cm aku bingung …. software openVZ nya donlot dmana? VPS … buanyak digunakan untuk Trader2 yg yg menggeluti dunia INDEX & FOREX …. ato dng kata lain program yg harus terus jalan tanpa empunya prog tersebut online (ofline pun prognya terus jalan, tanpa menghidupkan internet, seperti yg paling beken Word Press…, krn dah diatur oleh domain dan web server sebelum mebuat W.P). kirim dong alamat link nya tuk donlot Open VZ….thanks brow

  6. 6 internet_gratis June 30, 2009 at 12:36 pm

    openvz bisa jalan bareng dengan xen gak?
    maksudnya, jika sudah terlanjur pakai openvz,
    kita masih bisa pakai xen gak?

  7. 7 novizul evendi October 24, 2009 at 4:28 pm

    mantab… tak oprek di slackware bagus de kayaknya…. seperti yang di bilang kang rachmat..!!!

  8. 8 sony February 10, 2011 at 8:21 am

    salam bos..

    ini mau nanya ya.

    Saya kan sudah beli VPS dengan IP address 4 buah + cPanel/WHM.
    trus pas saya daftar saya menggunakan domain “domainku.com”.
    nah ketika login saya mendapatkan hostname “server1.domainku.com” yang menggunakan salah satu IP dari 4 tersebut.

    Lalu saya sekarang akan membuat server2.domainyanglain.com dengan menggunakan IP yang kedua, bagaimana caranya?
    tolong di email di sony.setya@gmail.com.

    terimakasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow me

  • Hanya butuh kesadaran untuk membunyikan loncengmu sendiri 12 hours ago
  • RT @felixsiauw: 25. menjadi Muslim itu nomor satu, yang lain bisa diatur-atur | dan hukum Allah itu paling tinggi, yang lain bisa dibawahnya 13 hours ago
  • RT @felixsiauw: 24. maka jangan memusingkan bangsamu karena dia tak akan ditanya | perhatikan agamamu, amal ibadahmu, dan dakwahmu dalam Is… 13 hours ago
  • film 12 Years slave, sedih betul menjadi budak, kebayang kita dianggap properti bukan manusia. 13 hours ago
  • tidak mudah untuk membalas efek begadang, sisanya berhari2.. 13 hours ago
October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Status

Kirim Pesan YM


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.